A. Perbedaan Statistika dengan
Statistik
Istilah statistik berasal dari
bahasa latin “status” yang artinya suatu negara. Suatu kegiatan pengumpulan
data yang ada hubungannya dengan kenegaraan, misalnya data mengenai penduduk,
data mengenai penghasilan dan sebagainya, yang lebih berfungsi untuk melayani
keperluan administrasi.
Secara kebahasaan, statistik
berarti catatan angka-angka (bilangan); perangkaan; data yang berupa
angka-angka yang dikumpulkan, ditabulasi, dikelompokkan, sehingga dapat memberi
informasi yang berarti mengenai suatu masalah, gejala atau peristiwa
(depdikbud, 1994).
Statistika beda halnya dengan
statistik, statistika yang dalam bahasa Inggris “statistics” (ilmu statistik),
ilmu tentang cara-cara mengumpulkan, mentabulasi dan menggolongkan,
menganalisis dan mencari keterangan yang berarti dari data yang berupa angka.
Statistika merupakan ilmu
pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara mengumpulkan, menabulasi,
menggolong-golongkan, menganalisis, dan mencari keterangan yang berarti dari
data yang berupa bilangan-bilangan atau angka, sehingga dapat ditarik suatu
kesimpulan atau keputusan tertentu.
Selain itu, Statistika juga
merupakan cabang ilmu matematika terapan yang terdiri dari teori dan metoda
mengenai bagaimana cara mengumpulkan, mengukur, mengklasifikasi, menghitung,
menjelaskan, mensintesis, menganalisis, dan menafsirkan data yang diperoleh
secara sistematis.
Dengan demikian, didalamnya terdiri
dari sekumpulan prosedur mengenai
bagaimana cara:
·
Mengumpulkan data
·
Meringkas data
·
Mengolah data
·
Menyajikan data
·
Menarik kesimpulan dan interpretasi data
berdasarkan kumpulan data dan
hasil analisisnya
Sedangkan dalam dunia pendidikan,
statistika membahas tentang prinsip-prinsip, metode, dan prosedur yang
digunakan sebagai cara pengumpulan, menganalisa serta menginterpretasikan
sekumpulan data yang berkaitan dengan dunia pendidikan.
B. Pengertian SPSS
SPSS adalah
sebuah program komputer yang digunakan untuk membuat analisis statistika. SPSS
dipublikasikan oleh SPSS Inc.SPSS (Statistical Package for the Social
Sciences atau Paket Statistik untuk Ilmu Sosial) versi pertama dirilis
pada tahun 1968, diciptakan oleh Norman Nie, seorang lulusan Fakultas Ilmu
Politik dari Stanford University, yang sekarang menjadi Profesor Peneliti
Fakultas Ilmu Politik di Stanford dan Profesor Emeritus Ilmu Politik di
University of Chicago.
SPSS adalah
salah satu program yang paling banyak digunakan untuk analisis statistika ilmu
sosial. SPSS digunakan oleh peneliti pasar, peneliti kesehatan, perusahaan
survei, pemerintah, peneliti pendidikan, organisasi pemasaran, dan sebagainya.
Selain analisis statistika, manajemen data (seleksi kasus, penajaman file,
pembuatan data turunan) dan dokumentasi data (kamus metadata ikut dimasukkan
bersama data) juga merupakan fitur-fitur dari software dasar SPSS.
Statistik yang termasuk software
dasar SPSS :
·
Statistik Deskriptif: Tabulasi Silang,
Frekuensi, Deskripsi, Penelusuran, Statistik Deskripsi Rasio
·
Statistik Bivariat: Rata-rata, t-test,
ANOVA, Korelasi (bivariat, parsial, jarak), Nonparametric tests
·
Prediksi Hasil Numerik: Regresi Linear
·
Prediksi untuk mengidentivikasi
kelompok: Analisis Faktor, Analisis Cluster (two-step, K-means, hierarkis),
Diskriminan.
Berbagai fitur dalam SPSS dapat
diakses melalui menu pull-down atau dapat diprogram dengan bahasa perintah
sintaks proprietary 4GL. Pemrograman perintah sintaks memiliki keuntungan di
bidang reproduktivitas serta pengendalian manipulasi data kompleks dan
analisis.
SPSS meletakkan
batasan-batasan pada struktur file internal, tipe data, pengolahan data dan
pencocokan file, yang memudahkan pemrograman. SPSS datasets memiliki struktur
tabel 2 dimensi dimana bagian baris menunjukkan kasus-kasus (seperti pribadi
atau rumah tangga) dan bagian kolom menampilkan ukuran-ukuran (seperti umur,
jenis kelamin, pendapatan rumah tangga). Hanya 2 tipe data yang digambarkan :
numerik dan teks (string). Seluruh pengolahan data dilakukan berurutan kasus
per kasus melalui file. File dapat dipasangkan satu per satu atau satu-banyak,
tapi tidak dapat banyak per banyak.
SPSS dapat membaca dan menulis data
dari file teks ASCII (termasuk file hierarkis), paket statistik lainnya,
spreadsheets dan database. SPSS dapat membaca dan menulis ke dalam tabel
database eksternal relasional melalui ODBC dan SQL.
Output statistik memiliki format
file proprietary (file *.spo, men-support tabel poros) yang mana, sebagai
tambahan atas penampil dalam paket, disediakan pembaca stand-alone. Output
proprietary dapat diubah ke dalam bentuk teks atau Microsoft Word. Selain itu,
output dapat dibaca sebagai data (menggunakan perintah OMS), sebagai teks, teks
dengan pembatasan tabulasi, HTML, XML, dataset SPSS atau pilihan format image
grafis (JPEG, PNG, BMP, dan EMP).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar